Mury Kuswari | Head of Nutrition Department of Esa Unggul University

Daftar Pustaka Google Scholar Mury Kuswari

Kuswari., Setiawan, B., & Rimbawan, R. (2015). Frekuensi Senam Aerobik Intensitas Sedang Berpengaruh Terhadap Lemak Tubuh Pada Mahasiswi Ipb. Jurnal Gizi dan Pangan, 10(1).

Mulyani, E. Y., Kuswari, M., & Ernawati, F. (2016). Limitations in vitamin A supplementation to optimise serum retinol in preschool children from two central Java districts. Asia Pacific Journal of Clinical Nutrition, 25(S1), s30-s35.

Anzarkusuma, I. S., Mulyani, E. Y., Jus’at, I., & Angkasa, D. (2014). Status Gizi Berdasarkan Pola Makan Anak Sekolah Dasar Di Kecamatan Rajeg Tangerang (Nutritional Status Based On Primary School Student’s Dietary Intake In Rajeg District Tangerang City). Indonesian Journal of Human Nutrition, 1(2), 135-148.

Dewi, M., Kustiyah, L., & Kuswari, M. (2015). Percent Fat Mass And Body Mass Index As Cardiorespiratory Fitness Predictors In Young Adults. Jurnal Gizi dan Pangan, 10(3).

Kuswari Agustina, W., Jus’at, I., Mulyani, E. Y., & Kuswari, M. (2015). Asupan Zat Gizi Makro Dan Serat Menurut Status Gizi Anak Usia 6-12 Tahun Di Pulau Sulawesi. Jurnal Gizi dan Pangan, 10(1).

Infografis Gizi

Infografis berasal dari kata Infographics dalam Bahasa Inggris yang merupakan singkatan dari Information + Graphics adalah bentuk visualisasi data yang menyampaikan informasi kompleks kepada pembaca agar dapat dipahami dengan lebih mudah dan cepat.

WA29391HR

Proses pembuatan infografis disebut data-visualization, information design, atau information architecture. Catatan: penulisan yang benar adalah infografis dengan S, bukan infografik dengan K.

images

Menyampaikan informasi secara visual juga sudah dikenal sejak lama, seperti pada zaman manusia purba dimana banyak terdapat lukisan di dalam gua yang menggambarkan suatu kejadian. Penliti mengatakan bahwa penyampaian informasi secara visual memiliki banyak keuntungan dibandingkan dengan teks, karena manusia dapat jauh lebih cepat menangkap informasi yang disampaikan. Salah satu alasannya adalah informasi yang ditangkap secara visual akan diproses sekaligus oleh otak, berbeda dengan informasi yang disampaikan via teks, dimana informasi akan diproses secara linear (dari awal kalimat hingga ke ujung kalimat).

Infografis memiliki banyak manfaat untuk penyampaian informasi. Pada era dimana informasi sangat membludak, para audience memiliki keterbatasan waktu dan energi untuk memahami maupun membaca informasi yang disampaikan. Dengan banyaknya distraction atau pengalihan (pikirkan semua media sosial / game / berita online yang kredibilitasnya diragukan) saat ini consumer attention merupakan aset yang penting. Kita harus berusaha untuk berhasil mendapatkan perhatian dari target audience kita untuk mau memahami apa yang ingkin kita sampaikan. Bagaamana mereka mau memahami informasi yang kita sampaikan jika membaca saja mereka tidak mau? Infografis dengan kekuatan visual yang menarik akan mengurangi barrier/halangan tersebut. People will have much more interest.

Membuat infografis sendiri adalah percampuran antara skill desain, analisis informasi, dan storytelling. Ketiga komponen tersebut adalah kunci dari infografis yang maksimal.

Jenis-jenis Infografis

Infografis Statis

Infografis statis adalah infografis dalam bentuk gambar yang tidak bergerak. Seperti misalnya infografis pada media cetak ataupun website. Infografis ini adalah jenis infografis yang paling umum.

Infografis Animasi

Infografis animasi atau animated infographic adalah infografis dalam bentuk video animasi, baik 2 dimensi maupun 3 dimensi. Infografis ini dapat digunakan pada televisi ataupun media online seperti YouTube atau Vimeo. Infografis animasi dapat lebih menarik karena selain elemen visual juga menggunakan motion (pergerakan) dan audio (musik/sound effect) yang dapat memperkuat informasi/pesan yang ingin disampaikan. Untuk membuat infografis animasi diperlukan keahlian yang beragam, seperti director, animator, illustrator, music artist, voice over, dll.

Infografis Interaktif

Infografis interaktif adalah infografis yang ditampilkan pada website dan pengguna dapat berinteraksi dengan informasi yang ditampilkan melalui user interface yang telah di-desain. Dengan infografis interaktif pengguna dapat sesuai keinginan mengeksplorasi informasi yang ingin didapatkan. Pada pihak pembuat infografis pun dapat merancang tampilan agar informasi yang disampaikan seefektif mungkin sesuai perilaku user. Untuk membuat infografis interaktif diperlukan keahlian seperti desainer, illustrator, UI/UX desainer, dan programmer. pada infografis interaktif programmer/developer memiliki peran yang penting agar infografis yang sudah didesain dapat berfungsi dengan maksimal dan tanpa masalah.

 

 

Guidelines of Nutrition in Sports

Gizi sangat berperan dalam performance bagi atlet, setujukah Anda ?

Pemberian makanan yang tepat dilihat dari kuantitas dan kualitas dapat menghasilkan kondisi fisik yang optimal, serta memberikan energi yang cukup bagi olahragawan/atlet selama menjalankan kegiatannya. Pada umumnya atlet memerlukan makanan lebih banyak dari pada yang bukan atlet, karena atlet melakukan kegiatan fisik yang jauh lebih besar dibanding yang bukan atlet. Sehingga kebutuhan energinya juga lebih besar. Akan tetapi tidak ada perbedaan yang mencolok antara kebutuhan gizi serta penggunaan gizi pada atlet dan bukan atlet/olahragawan. Agar penyajian makanan dapat bermanfaat bagi kesehatan dan dapat menunjang prestasi atlet ada faktor-falrtor lain yang perlu diperhatikan dan menjadi bahan pertimbangan antara lain:

a. Memenuhi syarat gizi
b. Tampak menarik
c. Bervariasi agar tidak membosankan
d. Sesuai dengan selera,/cita rasa
e. Terdiri dari bahan yang biasa digunakan
f. Sesuai dengan kebiasaan makan
g. Sesuai dengan agama/kepercayaan
h. Memberikan rasa puas
1. Perencanaan Gizi Olahragawan

Untuk memperoleh prestasi yang optimal, perlu disusun perencanaan makanan berjangka, baik jangka pendek, menengah maupun jangka panjang yang selanjutnya dijabarkan dalam Program Perencanaan makanan atlet. Perencanaan makanan atlet perlu diselaraskan dengan perencanaan Program latihan meliputi: periode persiapan, pertandingan dan transisi. Perencanaan gizi meliputi 4 (empat) hal, yakni:
Perbaikan status gizi; pada umumnya perbaikan status gizi dilaksanakan pada periode persiapan umum.
Pemeliharaan status gizi; dapat dimulai sejak awal periode persiapan apabila atlet telah memiliki status gizi normal, sedangkan atlet yang belum memiliki status gizi normal pemeliharaan status gizi dilakukan setelah status gizi normal tercapai.
Pengaturan gizi pertandingan; pada periode pertandingan perlu disusun perencanaan makanan: sebelum bertanding, saat bertanding dan setelah bertanding, terutama untuk olahraga yang memerlukan waktu bertanding lebih dari 60 menit.
Pemulihan Status gizi. Perencanaan makanan untuk memulihkan kondisi fisik olahragawan, dilaksanakan pada periode transisi.

GLOSARIUM KOMUNIKASI INTERPERSONAL

  1. efek adalah perbedaan antara apa yang dipikirkan, dirasakan, dan dilakukan oleh penerima sebelum dan sesudah menerima pesan.
  2. Empati adalah kemampuan seseorang untuk menempatkan dirinya pada perananatau posisi orang lain.
  3. Komunikasi adalah proses penyampai pikiran dan atau perasaan dalam bentuk pendapat atau informasi melalui kata-kata, gerak atau isyarat (bahasa tubuh) atau simbol, dari pemberi pesan kepada penerima pesan.
  4. Komunikasi interpersonal adalah penyampaian pesan yang mengandung makna dan akan menumbuhkan hubungan satu individu dengan individu yang lain karena terjadi proses saling pengiriman dan penerimaan pesan.
  5. Konseling gizi adalah suatu bentuk pendekatan yang digunakan dalam asuhan gizi untuk menolong individu dan keluarga memperoleh pengertian yang lebih baik tentang dirinya dan permasalahan yang dihadapi.
  6. Media adalh Alat yang digunakan untuk memindahkan pesan dari sumber kepada penerima.
  7. Pesan yang dimaksud dalam proses komunikasi adalah sesuatu yang di sampaikan pengirim kepada penerima.
  8. Penerima adalah  pihak yang menjadi sasaran pesan yang dikirim oleh sumber.
  9. Sumber adalah komunikasi akan melibatkan sumber sebagai pembuat atau pengirim informasi.
  10. Umpan balik dapat dimaknai sebagai jawaban komunikan atas pesan yang disampaikan oleh komunikator kepadanya.
  11.  Sifat keterbukaan tentang komunikasi interpersonal yaitu: Bahwa kita harus terbuka pada orang–orang yang berinteraksi.
  12. perilaku suportif. Artinya, seseorang dalam menghadapi suatu masalah tidak bersikap bertahan (defensif).
  13. Sikap positif dalam komunikasi interpersonal menunjuk paling tidak pada dua aspek, yaitu: Komunikasi interpersonal akan berkembang bila ada pandangan positif terhadap dirisendiri. Mempunyai perasaan positif terhadap orang lain dan berbagai situasi komunikasi.
  14. Kesamaan dalam komunikasi interpersonal adalah kesamaan dalam tidak memamnadang lebih tinggi atau lebih rendah klien.

Continue reading GLOSARIUM KOMUNIKASI INTERPERSONAL

Pemenuhan Asupan Gizi berbagai Cabang Olahraga

Atlet adalah seseorang yang memiliki kemampuan yang lebih dibandingkan orang biasa dalam kemampuan tubuh untuk beraktivitas.

Gizi Kebugaran

Setiap atlet memiliki aktivitas fisik yang tinggi dan berbeda antara masing-masing cabang olahraga sesuai dengan karakteristiknya.

pada olahraga dengan intensitas tinggi dan volume yang rendah membutuhkan karbohidrat yang sangat baik, karena karbohidrat merupakan sumber utama dari kebutuhan akan metabolisme energi yang terjadi.

Slide8

pada cabang olahraga dengan volume yang tinggi dan intensitas Continue reading Pemenuhan Asupan Gizi berbagai Cabang Olahraga